Senin, 30 Agustus 2021

Syarat-syarat Tumbuh Tanaman Kelapa Sawit

Kelapa sawit (Elaeis guinness jacq) merupakan tanaman perkebunan yang sangat toleran terhadap kondisi lingkungan yang kurang baik. Namun, untuk menghasilkan produksi yang tinggi kelapa sawit memerlukan kondisi lingkungan tertentu yang disebut dengan syarat tumbuh kelapa sawit.

Berikut syarat-syarat tumbuh tanaman kelapa sawit :

A. Kondisi iklim

Tanaman kelapa sawit dapat tumbuh dengan baik pada suhu udara 27°C dengan suhu maksimum 33°C dan suhu minimun 22°C sepanjang tahun.

B. Kondisi tanah

Sifat tanah yang ideal dalam batas tertentu dapat mengurangi pengaruh buruk dari keadaan iklim yang kurang sesuai. Misalnya tanaman kelapa sawit pada lahan yang beriklim kurang dapat tumbuh dengan baik jika kemampuan tanahnya tergolong tinggi dalam menyimpan dan menyediakan air. Secara umum kelapa sawit sendiri dapat tumbuh dan berproduksi tinggi pada tanah seperti: ultisol, entisol dan histosol.

C. Curah hujan

Curah hujan yang ideal bagi tumbuhan kelapa sawit yakni 2.000 - 2.500 mm pertahun dan tersebar merata setiap tahun. Musim kemarau selama 3 bulan dapat menurunkan produksi kelapa sawit. Sedangkan, curah hujan yang tinggi tidak berpengaruh buruk terhadap produksi kalapa sawit, asalkan drainase dan penyinaran cahaya matahari cukup baik (Sastrosayono, 2003).

D. Sinar matahari

Sinar matahari diperlukan untuk memproduksi karbohidrat dan memacu pembentukan bunga dan buah. Untuk itu, intensitas, kualitas dan lama penyinaran sangat berpengaruh. Lama penyinaran optimum yang diperlukan tanaman kelapa sawit antara 5-7 jam/hari. Penyinaran yang kurang akan menyebabkan berkurangnya asimilasi dan gangguan penyakit pada tanaman kelapa sawit (Hartono et al, 2003).

E. Suhu

Selain curah hujan dan matahari yang cukup, tanaman kelapa sawit memerlukan suhu yang optimum sekitar 25-28°C agar tumbuh dengan baik. Meskipun demikian, tanaman kelapa sawit masih bisa tumbuh pada suhu terendah 18°C dan suhu tertinggi 32°C.

F. Kesesuaian lahan

Lahan yang sesuai untuk tanaman kelapa sawit dapat berupa hutan, sekunder, semak belukar, bekas perkebunan komoditas lain, padang alang-alang atau bahkan bekas kebun tanaman pangan, serta kebun kelapa sawit tua (peremajaan).

G. Kelembaban udara dan angin

Kelembaban udara dan angin adalah faktor yang penting untuk menunjang pertumbuhan kelapa sawit. Kelembaban optimum bagi pertumbuhan kelap sawit adalah 80%. Kecepatan angin 5-6;km/jam sangat baik untuk membantu proses penyerbukan. Faktor-faktor yang memengaruhi kelembaban adalah suhu, sinar matahari, lama penyinaran, curah hujan dan evapotraspirasi (Fauzi et al, 2008).

Semoga bermanfaat!


Pengendalian Gulma

Pengendalian gulma dengan menggunakan bahan aktif Metil Metsulfuron + Gliphosate 🔥